Teman Baru, Klinik Baru

Kopdar Jogja Januari lalu memberikan manfaat tersendiri bagi kami. Kami dapat bertukar informasi mengenai klinik-klinik fisioterapi maupun terapi-terapi lain untuk anak DS. Kami memberitahu tentang CH kepada seorang kawan yang kebetulan belum pernah membawa anaknya fisioterapi. Mereka adalah orang tua dari Aransha. Tempat tinggal yang jauh (mereka tinggal di Kalibawang Kulonprogo) membuat mereka tidak mendapatkan layanan fisioterapi untuk anak DS. Setelah diberitahu tentang CH, mereka langsung mencarinya sepulang dari kopdar dan langsung membawa anak mereka ke sana pada jadwal yang sudah ditentukan.

Beberapa kali kami bertemu di CH saat terapi. Namun rupanya hanya beberapa kali itu pula mereka membawa anaknya terapi di sana, karena setelah itu mereka pindah ke klinik lain di Kotagede. Mereka mengetahui klinik itu dari dokter yang juga praktek di sana. Dokter ini juga dokter anak kami Sarah. Kami sebenarnya sudah tahu ada tempat terapi di sana, namun karena sudah terapi di CH, kami tidak mencari informasi tentang bagaimana klinik fisioterapi di situ.

Saat kutanya mengapa pindah tempat terapi, alasan mereka adalah bahwa klinik di Kotagede lebih bagus. Mereka mantap di sana karena terapisnya lebih “berani” dan lebih pandai memijat. Kami pun jadi tertarik untuk mencoba. Memang tarifnya lebih mahal, dua kali lipat dari tarif di CH, namun lama terapinya satu jam.

Usia Sarah 9 bulan ketika kami membawanya terapi di klinik Kotagede. Waktu menyaksikan sendiri Sarah dipijat, kami langsung mantap untuk selanjutnya terapi di sana. Sang terapis memang pandai memijat, karena memang lebih senior. Namanya mbak Nia, yang dulu pernah kudengar ceritanya bahwa sebelum di klinik ini, beliau juga aktif memegang pasien di CH. Jadi memang sudah lebih lama bergelut di bidang fisioterapi.

Alhasil, kami pun berpamitan dengan CH, terutama ibu Asih yang selama ini sudah banyak mensupport kami. Sampai saat ini di usia Sarah 11,5 bulan, kami masih rutin membawanya terapi tiap dua kali sepekan, atau bila ayah sedang sibuk hanya sekali sepekan saja.

Dua setengah bulan di sana cukup memberikan progres yang berarti. Semoga Sarah dimudahkan dalam setiap perjuangannya dan kami diberikan kemudahan untuk terus menemani dan menguatkan perjuangannya.

5 comments on “Teman Baru, Klinik Baru

  1. Bunda Nabilah says:

    Semangat berjuang ummi&dek Sarah🙂

  2. Putri Nindya says:

    Boleh tau ga di kotagede klinik apa? Mama aku jg mau fisioterapi🙂

  3. Grace says:

    Halo ummi, kenalkan saya Grace di Jogja juga, mami nya Ubii (6m), saya seneng sekali baca blognya umii karna saya jd lebih semangat setelah baca. Kebetulan anak saya juga motoriknya terlambat dan belum bisa mendengar krn virus rubella. Kalo boleh, saya pgn sharing2 sama ummi🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s