Pencarian Tempat Fisioterapi

September 2010

Sepulang dari Sydney, kami langsung mencari klinik untuk fisioterapi Sarah. Anak DS yang secara default mempunyai kondisi otot-otot yang lemah harus terus distimulasi agar cepat tumbuh kembangnya.

Pertama kali, kami mendatangi RS Sardjito untuk follow up tindakan medis yang telah dilakukan oleh pediatrician di Sydney. Kami mendatangi klinik tumbuh kembang anak untuk menemui dokter anak. Di sana kami kurang beruntung karena bertemu dengan dokter muda yang tidak perhatian dengan pasien. Waktu kami mengonsultasikan perkembangan anak kami, dia malah meladeni salah satu rekannya yang menyela waktu kami, HANYA untuk menanyakan tentang masalah password Yahoo Messenger!

Tidak puas dengan dokter muda, kami beralih ke klinik lain. Kali ini ke Rehabilitasi Medik. Di sana kami bertemu dokter anak lumayan senior (baca: lebih tua dari dokter pertama). Perhatiannya ke pasien juga bagus, walau pada ujungnya kami tetap dibingungkan dengan pertanyaan: anak ini seharusnya diperlakukan seperti apa sih?

Maklum, pengetahuan kami tentang DS masih minim walaupun tidak nol. Berbagai literatur dari dokter maupun internet juga sudah kami lahap. Namun tak sekedar teori yang kami butuhkan, kami butuh penjelasan lebih banyak untuk bisa benar-benar mengetahui kondisi anak kami, apa kebutuhan anak kami yang spesial ini.

Selesai konsultasi dengan dokter di Rehab Medik, kami dirujuk ke Gymnasium. Rupanya tempat itu untuk fisioterapi bagi anak-anak yang lambat tumbuh kembangnya, juga bagi orang tua yang mengalami gangguan motorik (misalnya akibat stroke).

Kali ini kami beruntung. Pertama, kami tak harus antri. Begitu Sarah diletakkan di matras, seorang terapis langsung “menggarap”nya. Sarah dipijat-pijat untuk menguatkan otot-ototnya.

Keberuntungan kedua, biayanya lumayan murah. Saat itu, sekitar 30-45 menit terapi dikenai tarif tidak sampai 40ribu.

Keberuntungan ketiga dan yang utama, kami sempat ngobrol panjang dengan salah satu terapis (yang belakangan kami tahu adalah kepala terapis di RSCC/Rumah Sakit Condong Catur Jogja). Dari beliaulah kami mendapat informasi tempat terapi yang lebih dekat dengan rumah, yaitu di klinik Children House, tepatnya di daerah Ngoto Jalan Imogiri Bantul. Selanjutnya kami membawa Sarah untuk terapi di sana sampai usianya 9 bulan. Ceritanya lanjut di bagian lain ya…🙂

One comment on “Pencarian Tempat Fisioterapi

  1. mira says:

    kalo di kotagede ada klinik rumah sahabat juga, layanan lumayan lengkap dan yang jelas tidak ada sistem antri. cape` dan bikin esmosi selama beberapa kali ke rumh sakit

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s